Kesenian Jawa Barat Punya Keunikan Sebagai Ciri Khas Adat

Keberadaan kesenian Jawa Barat sudah sejak lama menjadi unggulan dalam potensi daerah sejak dahulu kala. Berbagai macam seni daerah yang telah diturunkan oleh nenek moyang, masih dilestarikan sampai sekarang. Kebudayaan pada daerah tersebut selalu saja menjadi identitas yang melekat untuk dikenal masyarakat luas.

Seluruh wilayah di Indonesia pasti punya budaya dan adat masing-masing untuk ditonjolkan sebagai identitas diri. Semua elemen masyarakat juga berpartisipasi agar beragam seni yang terlahir tetap lestari sampai kapanpun. Selain dilakukan demi kelestarian budaya setempat, tentu saja bisa dijadikan daya tarik kepada wisatawan.

Bagi para pengunjung yang berdatangan ke wilayah ini, tentu tidak asing dengan beragam pertunjukan unik. Hingga sekarang, hiburan masyarakat masih diselenggarakan untuk menghormati adat supaya tidak pernah luntur nantinya. Karena wilayahnya sangat luas, tidak diherankan bahwa perkembangan budaya tersebut bisa dikenal oleh masyarakat.

Banyak orang yang tertarik untuk mengenal lebih jauh terkait kesenian Jawa Barat sebab memiliki keunikan. Dengan mengenal budaya suatu daerah, kamu pasti lebih menghormati keberadaan adat yang dijunjung tinggi. Maka, daftar kesenian berikut ini patut dijadikan referensi agar kamu mempunyai pandangan terhadap budaya.

Tradisi Seni Wayang Golek Menjadi Hiburan Masyarakat

Pada zaman dahulu, tentu belum ada teknologi canggih seperti sekarang dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Dalam upaya mencari hiburan, tidak diherankan apabila berbagai macam pertunjukan selalu memunculkan kesenian daerah. Berbagai instrumen mampu digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin agar menarik daya tarik dari masyarakat.

Beragam bentuk media seni masih dibuat dan dilakukan secara manual dalam setiap pertunjukan yang digelar. Salah satu bentuk hiburan pada masa itu sering menggunakan media wayang untuk menyampaikan cerita. Berbagai kisah disampaikan juga berdasarkan legenda yang telah disampaikan turun-temurun oleh leluhur tergantung budayanya.

Selain menggunakan kisah dan legenda untuk dibawa ke dalam pertunjukan, ternyata juga sering adanya humor. Kesenian Jawa Barat yang satu ini sering dimanfaatkan agar para warga mampu menikmati komedi. Sejak masa lampau, komedi sudah sering dibawakan supaya mampu mengundang tawa pada setiap penonton.

Wayang golek yang notabene menjadi bentuk kesenian khas, mempunyai bentuk menyerupai sosok manusia berukuran kecil. Namun tentunya wujud dari wayang golek dibentuk sesuai karakternya agar lebih variatif saat pertunjukan. Hal tersebut juga digunakan agar mempermudah para penonton untuk mengenal setiap karakter dari wayang.

Setiap dalang sebagai orang yang mengendalikan wayang golek, pasti punya ciri khas tersendiri terkait pembawaan. Hingga sekarang, beberapa dalang mempunyai popularitas tinggi apabila mampu mengundang daya tarik selama pertunjukan. Karena masih adanya bentuk seni tersebut sampai sekarang, wayang golek bakal selalu menjadi favorit.

Sisingaan Sering Dijadikan Pertujukan Acara Adat Tertentu

Berlanjut pada pembahasan kesenian Jawa Barat lainnya, ternyata setiap acara memiliki pertunjukan tertentu sesuai adatnya. Selain bertujuan sebagai tontonan, ternyata beragam seni juga dilakukan demi melestarikan budaya dalam masyarakat. Dengan mengikuti perkembangan seni yang ada, pasti mampu memberikan sensasi unik selama menikmati pertunjukan.

Pada poin kali ini, bakal dijelaskan secara detail tentang sisingaan yang juga populer sepanjang waktu. Sisingaan dapat dijumpai pada berbagai acara tertentu dengan tujuan agar memeriahkan hajat milik seseorang. Warga yang memiliki hajat tertentu, bakal mengadakan sisingaan untuk diperingati sebagai momen seumur hidup.

Biasanya, sisingaan dilakukan ketika seorang anak laki-laki melewati masa sunatan atau khitan untuk segera dirayakan. Khitan dilakukan sekali seumur hidup, jadi banyak warga ingin mengadakan acara khusus untuk anaknya. Bentuk acara adatnya biasa dilakukan dengan membuat sebuah konvoi berwujud singa yang ditandu.

Saat proses konvoi dari kesenian Jawa Barat tersebut, sang anak akan dinaikkan tubuh singa buatan. Nantinya, anak yang sedang memiliki hajat bakal dibawa mengelilingi suatu daerah dekat tempat tinggalnya. Hal ini ditujukan pula agar warga sekitar mengetahui bahwa anak tersebut sudah melakukan khitan.

Hingga sekarang, tradisi sisingaan masih dilestarikan untuk memperingati momen sekali dalam hidup pada seorang anak. Kamu juga dapat berpartisipasi untuk melestarikan budaya tersebut ketika sedang memiliki hajat yang ditentukan. Maka, sampai kapanpun bentuk tradisi dari sisingaan tidak akan pernah luntur dari kehidupan masyarakat.

Seni Musik Angklung Salah Satu Instrumen Daerah

Melihat perkembangan zaman sesuai lini masanya, bentuk pertunjukan daerah pasti tersedia dalam berbagai wujud berbeda. Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mulai mengenal tentang wayang golek dan sisingaan sebagai contohnya. Namun kali ini, seni musik juga sangat erat kaitannya dalam budaya kesenian Jawa Barat.

Musik selalu diciptakan supaya dalam kehidupan warga setempat bisa menikmati alunan lagu sebagai bentuk hiburan. Berbagai instrumen musik bakal dimainkan secara bersamaan supaya bisa membentuk suara indah untuk dinikmati. Banyak kalangan penduduk yang menganggap bahwa hidup tanpa musik terasa kurang ada warna keindahan.

Ketika mengenal seni musik pada daerah Jawa Barat, tentunya kamu tidak asing lagi terhadap angklung. Jenis instrumen yang satu ini selalu muncul dalam hiburan warga agar menjadi alunan musik. Biasanya, angklung dapat ditemukan pada sebuah gamelan untuk menciptakan suara unik sebagai penghias musik.

Angklung terbuat dari bambu yang disusun sedemikian rupa agar mampu membuat suara saat sedang digetarkan. Untuk memainkan alat kesenian Jawa Barat ini, hanya membutuhkan tangan yang digerakkan secara cepat. Pada umumnya, pemain instrumen angklung terdiri dari banyak orang sekaligus agar membentuk suara beragam.

Dikarenakan angklung sebagai alat musik, berarti instrumen tersebut mempunyai pola nada saat dimainkan dengan benar. Kamu bisa belajar angklung dan membawakan alatnya untuk musik modern karena memiliki suara khas. Dengan kata lain, angklung selalu mampu dilestarikan ke dalam musik meskipun pada zaman modern.

Kuda Lumping Sebagai Kebudayaan dan Pertunjukan Favorit

Membahas soal hiburan rakyat lainnya, tentu tidak bisa lepas dari adanya kuda lumping karena popularitasnya. Pada dasarnya, kuda lumping merupakan sebuah tarian yang memiliki gaya unik dalam pembawaan pertunjukan. Dari dulu sampai sekarang, jenis hiburan ini selalu dicari dan masih diminati oleh masyarakat.

Tari kesenian Jawa Barat bernama kuda lumping terdiri dari banyak elemen sekaligus dalam menghadirkan hiburan. Mulai dari sang penari serta pemain musiknya, memiliki peran tersendiri agar tontonan semakin menarik. Salah satu keunikan dari acara adat ini terletak pada adegan ekstrem yang dilakukan penari.

Pada awalnya, penari akan melakukan ritual khusus sebagai pembukaan acara semenjak musik telah dimulai. Ketika sudah siap, penari bakal memulai gerakannya dengan menaiki sebuah kuda terbuat dari anyaman khusus. Dalam beberapa saat, penari mengalami kerasukan dan akan melakukan adegan berbahaya pada inti pertunjukan.

Biasanya, asisten mulai memberikan kaca dan lampu untuk dimakan oleh penari saat sedang kerasukan. Meskipun adegan tersebut sangat berbahaya, uniknya sang penari tidak akan mengalami luka sedikitpun saat adegan. Padahal, secara nalar pasti berpotensi menimbulkan bahaya bagi tubuh penari saat mengalami kerasukan tersebut.

Menurut kepercayaan adat setempat, ilmu kebal telah dipelajari oleh penari dan mendapatkan kekuatan saat kerasukan. Terlepas dari adanya hal tersebut, kuda lumping masih saja populer dan mampu menghibur masyarakat. Dengan begitu, tradisi turun-temurun kesenian Jawa Barat dari nenek moyang tidak akan pernah luntur.